4 Aplikasi Jual Beli Saham yang Cocok Bagi Pemula

DailyFX – Perkembangan teknologi digital secara masif membawa banyak perubahan dan dampak, baik positif maupun negatif. Salah satu dampak positifnya adalah makin mudahnya akses ke berbagai hal, tidak terkecuali pada dunia investasi saham yang sudah lebih mudah dijangkau.

Bayangkan, jika setahun atau dua tahun yang lalu kamu membeli saham Tesla sebesar 100 USD, berapa kira-kira nilai investasinya sekarang? Ya, jika kamu membelinya setahun yang lalu, sekarang nilainya 429 USD naik 328%, atau 1.124 USD naik 1.023% jika kamu membelinya dua tahun yang lalu.

Namun masalahnya, banyak orang yang tidak tau bagaimana caranya membeli saham, apalagi saham Amerika seperti Tesla, Apple, Gogle, dan lainnya. Nah berikut adalah beberapa aplikasi jual beli saham yang bisa kamu pilih untuk berinvestasi:

1. GoTrade

Aplikasi investasi saham GoTrade ini memiliki misi untuk memberikan akses investasi saham kepada semua orang di mana saja ia berada. GoTrade resmi diluncurkan di Indonesia melalui kemitraan dengan Valbury Asia Futures, broker berlisensi Bappebti.

Sebelumnya, orang Indonesia sangat susah membeli saham luar negeri dengan budget terbatas. Selain itu juga tidak semua orang bisa mendapatkan aksesnya untuk berinvestasi di sana.

Sejak kemunculan GoTrade, semua itu sudah tidak berlaku. Kamu bisa membeli saham Tesla, Apple, Google, Starbucks, dan lainnya mulai dari 1 USD saja. Jika kamu deposit 10 USD akan mendapat bonus hingga 6 USD. Bahkan, kamu di sini kamu bisa mendapat sinyal dari para analis Wall Street, cek infonya:

Menariknya lagi, pialang saham lokal justru tidak diizinkan menawarkan saham AS di Indonesia. Namun, broker derivatif lokal, yang diatur oleh Bappebti, diizinkan untuk melakukan hal ini. Oleh karenanya Gotrade bermitra dengan Valbury Asia Futures, Bursa Berjangka Jakarta dan Balai Kliring Berjangka Indonesia – yang semuanya itu sudah diatur Bappebti.

Tujuannya adalah untuk menciptakan Kontrak Berbasis Penuh saham Amerika Serikat di Indonesia, yang nantinya akan memberikan akses pasar ke saham AS dengan harga nyata yang sama persis.

2. Bibit

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan aplikasi yang bernama Bibit. Jika kamu sama sekali buta alias tidak mengerti sama sekali tentang dunia investasi sebelumnya, kamu bisa belajar menggunakan aplikasi ini.

Aplikasi yang didirikan pada tahun 2019 milik PT. Bibit Tumbuh Bersama ini memperjualbelikan produk-produk investasi reksadana pasar uang, obligasi, juga saham. Mengapa aplikasi jual beli saham dalam bentuk reksadana ini cocok bagi pemula?

Pertama, karena penggunaan aplikasi ini sama sekali tidak ribet dan mudah dimengerti bagi siapa pun yang baru belajar untuk berinvestasi. Kamu bisa mengunduhnya secara gratis lewat Play Store maupun App Store.

Aplikasi ini menggunakan teknologi Robo Advisor, di mana dapat membantu para pemula secara otomatis memilih jenis investasi apa yang cocok bagi mereka berdasarkan umur, penghasilan, dan toleransi terhadap risiko.

Untuk mencoba berinvestasi pun kamu tidak perlu menjadi miliarder terlebih dahulu. Cukup dengan uang Rp100.000 saja kamu sudah bisa berinvestasi rutin di sini. Selain itu, pembukaan rekening, pembelian reksadana, hingga pencairannya dapat dilakukan secara daring, loh. Mudah sekali, bukan?

Baca Juga:

3. Stockbit 

Aplikasi jual beli saham yang tidak kalah populer selanjutnya adalah Stockbit. Aplikasi ini memang dirancang agar para investor pemula dapat belajar investasi dengan nyaman. Selain itu, fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi ini juga bisa dengan mudah dipahami oleh para pemula karena dilengkapi dengan data finansial dan fitur kelas operasional.

Sama dengan Bibit, kamu bisa mengunduh aplikasi milik PT. Mahakarya Artha Sekuritas ini lewat Play Store maupun App Store, ya. Bedanya, untuk bisa berinvestasi lewat aplikasi ini, kamu perlu memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA yang nantinya digunakan untuk transaksi jual beli saham. Jika belum punya, kamu bisa melakukan pembukaan rekening lewat aplikasi ini dengan minimum deposit nol.

Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan jual beli saham, ada baiknya kamu mengetahui perusahaan mana yang akan kamu pilih untuk dibeli sahamnya. Jadi, pastikan kamu sudah terlebih dahulu memiliki ilmu untuk melihat perusahaan mana kira-kira yang profitable. Pada aplikasi ini, kamu bisa melihat laporan keuangan masing-masing perusahaan.

Langkah-langkah untuk melakukan jual beli saham lewat aplikasi ini pun sangat simple dan mudah. Pertama, kamu perlu mengisi saldo pada RDN yang sudah kamu buat karena rekening ini khusus diperuntukkan untuk jual beli saham.

Setelah memilih saham perusahaan mana yang akan dibeli, kamu tinggal menentukan mau membeli berapa lot. Begitu pun jika kamu ingin menjual saham yang sudah kamu beli.

4. Ajaib

Aplikasi jual beli saham yang cocok bagi para millennial pemula yang terakhir adalah Ajaib. Selain karena aplikasi yang user-friendly, kamu bisa memulai investasi dimulai dari 1 rupiah, loh. Cocok sekali bagi kamu yang baru saja memulai untuk belajar berinvestasi.

Kamu dapat berinvestasi dalam bentuk saham, obligasi, maupun pasar uang di aplikasi ini disesuaikan dengan profil risiko yang dimiliki. Jika aplikasi Stockbit perlu memiliki RDN BCA, di aplikasi Ajaib ini kamu perlu membuat rekening Permata Bank, ya.

Untuk memutuskan membeli atau menjual saham, kamu perlu melihat tingkat volatilitas dari saham-saham perusahaan yang ada di dalam aplikasi. Di Ajaib ini, kamu bisa melihat volatilitasnya mulai dari harian sampai tahunan sehingga bisa memudahkan kamu untuk memilih saham mana yang akan dibeli.

Jangan khawatir. Ketiga aplikasi jual beli saham di atas tersebut sudah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sehingga kamu tidak perlu takut terjebak investasi bodong. Bagi para pemula, sebaiknya pelan-pelan saja dan jangan terlalu mengikuti ego dan nafsu ketika berinvestasi karena berinvestasi saham pastinya memiliki risiko.