Belajar Trading dari Nol Sampai Jadi Expert

DailyFX – Ketika baru mulai belajar trading dari nol, kamu perlu mengetahui jenis-jenis trading yang ada di pasar modern saat ini. Setiap jenis memiliki praktik dan prospek keuntungan yang bervariasi. Ada beberapa hal yang perlu dipahami pemula sebelum membuka akun live trading.

Trading tidaklah sama dengan investasi. Keuntungan didapatkan dari selisih antara harga beli dan harga jual. Trading pada dasarnya adalah kegiatan jual beli aset. Lantas, apa jenis-jenis aset yang diperjualbelikan ini? Bagaimana bisa mendapatkan keuntungan? Simak selengkapnya di bawah ini!

Kenali Jenis-jenis Trading yang Ada

Trading bisa jadi pilihan apabila ingin mendapatkan keuntungan jangka pendek. Namun, pertimbangkan lagi aset yang mau dipilih. Berikut jenis-jenis trading yang ada dan bagaimana cara kerjanya:

1. Trading Forex

Jenis trading ini cukup populer di kalangan trader berpengalaman. Aset yang diperdagangkan pada trading ini adalah valuta asing. Seperti diketahui, nilai mata uang asing terkadang tidak stabil. Ada saatnya berfluktuasi, ada saatnya turun.

Pada saat turun, kamu bisa melakukan buy di money changer atau melakukan deposit pada broker forex terbaik. Lalu menjualnya pada saat nilai mata uang tersebut naik. Trading forex memiliki peluang keuntungan yang besar, tetapi risikonya pun sama besar.

Baca Juga: Cara Daftar OctaFX untuk Trading Forex

2. Trading Saham

Tak lupa pahami cara kerja trading saham saat belajar trading dari nol. Kamu mungkin pernah dengar investasi saham, akan tetapi trading saham memiliki sedikit perbedaan.

Ketika trading, kamu melakukan perdagangan saham dalam jangka waktu yang singkat. Biasanya profit sudah bisa didapatkan secara harian atau bulanan.

Untuk mendapatkan capital gain, kamu harus beli saat harga saham turun dan menjualnya saat harganya naik. Untuk trading di sini, kamu perlu menggunakan aplikasi jual beli saham sesuai pilihanmu sendiri.

Baca Juga: 9 Analisis Teknikal Trading Saham dan Fungsinya

3. Trading Emas

Broker forex bukan hanya menyediakan layanan trading forex, tetapi kamu juga bisa melakukan trading emas. Perdagangan ini tidak sama dengan jual beli emas yang dilakukan di PT Antam atau Pegadaian. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Trading emas menggunakan emas tak berwujud sebagai aset yang diperjualbelikan. Kamu membelinya saat harganya turun dan menjualnya saat harganya naik. Namun kamu juga harus cermat memerhatikan pergerakan nilai dolar Amerika Serikat.

Keduanya berjalan secara searah. Berhubung pergerakannya dinamis, penting untuk memantau setiap saat supaya mendapat keuntungan. Pasar perdagangan emas jangka pendek buka selama 24 jam, setiap hari Senin sampai Jumat. Dalam grafik, emas jangka pendek disimbolkan dengan XAU.

Baca Juga: 10 Platform Trading Emas Terbaik

4. Trading Crypto

Untuk yang baru belajar trading dari nol, tidak disarankan langsung memilih trading crypto sebagai trading pertama, sebab kondisi pasarnya yang sangat tidak stabil dan fluktuatif. Kegiatan perdagangan ini menggunakan aset crypto sebagai objeknya. Crypto sendiri merupakan mata uang digital.

Pergerakan aset crypto pun sulit diperkirakan apabila kamu belum mempunyai pemahaman yang mumpuni. Meskipun berupa aset digital, kamu bisa membelinya menggunakan mata uang rupiah atau dolar. Pastikan membelinya saat harganya turun dan menjualnya saat harganya naik.

Crypto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga mengapa penting membekali diri dengan strategi terbaik. Salah satunya dengan selalu mengikuti perubahan harga perdagangan dan memberikan perhatian lebih supaya profit yang didapatkan pun besar.

Kalau kamu berniat untuk mencoba trading crypto, pastikan menyiapkan diri dengan solusi dan strategi dalam menghadapi potensi risiko ke depannya. Apalagi mengingat trading crypto tergolong sebagai trading high risk high return.

Baca Juga: Mengenal Istilah dalam Trading Crypto bagi Pemula

5. Trading Binary

Dibandingkan dengan trading crypto, trading binary memiliki risiko yang jauh lebih tinggi. Begitu pun dengan tingkat keuntungan yang sama tingginya. Dalam melakukan trading ini, kamu tidak sekadar jual beli selayaknya pada trading sebelumnya.

Untuk mendapatkan profit, kamu perlu menentukan target terlebih dulu dan mempertaruhkan sejumlah uang. Apabila target tersebut terpenuhi, kamu akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Terdengar menggiurkan, bukan? Akan tetapi, pada kebanyakan kasus trading binary adalah penipuan.

Diduga penipuan ini sudah diatur oleh bandar. Akibat hal itu, trading binary ini dilarang di Indonesia. Pasalnya, apabila target meleset, segala kerugian akan ditanggung oleh kamu sendiri. Dan itu jumlahnya tidak sedikit.

Biasanya trading binary ditemukan pada judi pertandingan bola dan pacuan kuda. Sudah jelas bahwa jenis trading ini tidak terjamin keuntungan maupun keamanannya. Jika tak ingin buntung, sebaiknya pilih trading lain yang lebih aman.

Baca Juga: Beberapa Istilah Trading Forex yang Perlu Kamu Ketahui

Belajar Trading dengan Price Auction Strategy

Belajar Trading dengan Price Auction Strategy

Dalam ilmu trading, price action strategy adalah strategi memperkirakan harga dari waktu ke waktu. Ini adalah salah satu kompetensi yang wajib dimiliki bagi yang sedang belajar trading dari nol. Selain itu, kamu juga patut menguasai money management untuk mencegah semua dana hilang.

Untuk memulai penyusunan strategi, ada beberapa hal yang perlu dipelajari, di antaranya mempelajari trend harga, trendline support dan trendline resistance, serta indikator trend analysis. Berikut penjelasan lebih rincinya:

1. Trend Harga

Suatu harga bisa diprediksi mengalami kenaikan atau penurunan melalui trend. Total ada tiga trend yang digunakan untuk mendeskripsikan suatu pergerakan harga, di antaranya:

Uptrend

Pada tren ini, pergerakan harga terus menerus naik sampai periode tertentu.

Downtrend

Sedangkan pada downtrend, tren menunjukkan pergerakan harga ke arah yang lebih rendah alias mengalami penurunan.

Sideways

Tren harga sideways ditunjukkan dengan pergerakan yang stabil, tidak mengalami penurunan maupun kenaikan secara berlebih.

Memahami trend harga dapat membantu kamu membuat keputusan yang tepat dalam melakukan buy dan sell. Gunakan downtrend sebagai waktu buy terbaik dan sell pada saat harga di posisi uptrend supaya keuntungannya besar.

2. Trendline Support dan Resistance

Trendline support dan trendline resistance adalah salah satu cara untuk mengetahui range harga tertentu. Cara ini penting dipelajari oleh pemula yang baru belajar trading dari nol. Kamu membutuhkan bantuan tren harga untuk membaca pergerakan harga selanjutnya.

Cobalah buat garis trendline support dengan menghubungkan dua titik tertinggi. Lalu buat garis trendline resistance dengan menghubungkan dua titik terendah. Kemudian lihat di mana posisi harga, gunakan asumsi berikut untuk memprediksi pergerakan selanjutnya:

  • Apabila harga berada dekat dengan garis trendline support, kemungkinan harga akan berfluktuasi.
  • Apabila harga berada dekat dengan garis trendline resistance, kemungkinan harga akan menurun.
  • Apabila harga menembus garis trendline resistance, kemungkinan harga akan berfluktuasi.

3. Indikator Trend Analysis

Setelah mengetahui cara menganalisis suatu range, pahami juga cara membaca pergerakan suatu harga menggunakan statistik. Cara ini sedikit lebih kompleks dari sebelumnya, sehingga dibutuhkan pemahaman lebih mendalam. Untuk menganalisis suatu harga, gunakan indikator berikut:

  • Adaptive moving average
  • Average directional movement index
  • Average directional movement index wilder
  • Bollinger bands
  • Double exponential moving average
  • Envelopes
  • Moving average
  • Parabolic SAR
  • Standard deviation
  • Triple exponential moving average
  • Variable index dynamic average

Cukup banyak, ya? Tenang, kamu tidak harus mempelajari setiap indikator. Menggunakan indikator sederhana pun bisa membantu membaca pergerakan harga selanjutnya. Apabila kamu masih pemula, bisa menggunakan salah satu indikator sederhana, seperti Moving Average.

Demikian beberapa poin penting bagi yang belajar trading dari nol. Strategi price action bisa menjadi sederhana dan rumit, tergantung dari bagaimana kamu memahaminya. Strategi ini tentunya sangat bermanfaat dalam mengetahui waktu buy dan sell terbaik untuk jenis trading yang dipilih.