Perbedaan Forex dan Saham, Mana yang Lebih Baik?

DailyFX – Dalam dunia investasi, ditemui beberapa hal yang populer seperti pasar saham dan forex atau yang biasa disebut dengan valuta asing. Kedua investasi ini bisa dibilang sama-sama menguntungkan. Meski begitu, risiko yang dihasilkan juga sangat tinggi.

Namun perlu diketahui bahwa keduanya sering dianggap sama, padahal perbedaannya sangat signifikan. Lalu apa saja perbedaannya?

Perbedaan Antara Forex dan Saham

Dilansir dari Investopedia, forex adalah pasar keuangan yang paling besar di dunia. Nilai perdagangannya kurang lebih mencapai 6,6 triliun dollar US untuk setiap harinya.

Memang banyak sekali yang tertarik dengan forex karena memiliki likuiditas yang tinggi, waktu trading, serta jumlah leverage yang didapat. Berikut ini adalah beberapa hal yang membedakan antara forex dengan saham.

1. Instrumen yang Dijual

Instrumen yang Dijual

Instrumen yang dijual dalam pasar saham adalah surat bukti dari kepemilikian atas perseroan atau perusahaan terbatas. Sementara itu, instrumen yang dijual dalam forex merupakan mata uang dari berbagai negara di dunia.

Berbeda halnya dengan trading forex yang selalu membandingkan nilai mata uang suatu negara dengan negara lain, nilai saham suatu perusahaan dalam trading saham sama sekali tidak dibandingkan dengan saham dari perusahaan lain.

2. Likuiditas

Likuiditas

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, likuiditas pasar valuta asing menjadi daya tarik yang paling utama bagi investornya. Jika dibandingkan dengan lainnya, pasar ini memang paling likuid karena kapitalisasinya yang sangat besar.

Sedangkan likuiditas dalam pasar saham tergantung dari popularitas serta kapalitalisasi dari saham yang sudah dibeli. 

3. Volatilitas

Volatilitas

Perbedaan forex dan saham selanjutnya ada pada volatilitas. Trader pada umumnya lebih memilih jangka pendek dan fokus pada volatitilitas untuk mendapat keuntungan dari harga yang sering berubah di pasar.

Selain itu, trader lainnya lebih memilih investasi yang tidak terlalu berisiko agar lebih aman. Volatilitas pasar forex memang cukup tinggi, yang berarti bahwa harga bisa turun secara cepat dan begitu sebaliknya.

Sedangkan untuk pola harga saham bisa naik lebih stabil dan bisa dilacak seiring dengan berjalannya waktu. Dengan begitu, tak heran jika banyak trader jangka pendek yang lebih memilih pasar valas. Berbeda dengan investor jangka panjang yang lebih tertarik dengan stabilitas dari saham blue chips.

4. Leverage

Leverage

Leverage merupakan penggunaan sumber dana sekaligus aset dari perusahaan dengan biaya tetap (fixed cost). Tujuan penggunaannya adalah untuk meningkatkan keuangan dari para pemilik saham.

Dengan leverage, seseorang bisa melakukan transaksi modal yang sangat kecil dibandingkan modal riil. Pasar forex menyediakan leverage yang sangat tinggi, sedangkan di pasar saham sangat kecil dan bahkan tidak ada sama sekali.

5. Waktu Trading

Waktu Trading

Waktu trading dalam saham sangat terbatas di jam bursa. Jam tutup dan buka bursa saham di seluruh negara sudah pasti berbeda.

Seperti misalnya, di BEI (Bursa Efek Indonesia) untuk hari Senin-Kamis sesi pertama dimulai pukul 09.30-12.00 WIB kemudian dilanjutkan di sesi kedua pukul 13.30-15.30 WIB atau waktu JATS (Jakarta Automated Trading System).

Untuk hari Jumat, sesi yang pertama dimulai pukul 09.00-11.300 dan sesi yang kedua pukul 15.00-16.00 WIB. Hal ini tentu berbeda dengan trading di pasar forex yang selalu aktif setiap saat. Sebab, forex memang diperdagangkan di seluruh belahan dunia yang sudah pasti mempunyai perbedaan waktu.

Ada empat sesi dalam pasar forex, yaitu sesi Australia (Sydney) yang dibuka pukul 05.00-14.00 WIB, Asia (Tokyo) pukul 07.00-16.00 WIB, sesi Eropa (London) pukul 13.00-22.00 WIB, dan Amerika (New York) pukul 20.00-05.00 WIB.

Perbedaan antara forex dan saham ini penting untuk kamu ketahui sebelum terjun dalam dunia investasi. Maka dari itu, kamu bisa pilih yang menurutmu paling cocok dan mampu memberikan hasil yang lebih baik dari pertimbangan di atas.

5 Kelebihan Trading Forex Dibanding Saham

5 Kelebihan Trading Forex Dibanding Saham

Forex dan saham adalah sama-sama jenis investasi yang menawarkan keuntungan besar, namun dibalik potensi untung besar itu juga terdapat potensi rugi besar, “high risk dan high return”. Namun jika dibandingkan antara keduanya, manakah yang lebih baik untuk investasi trading?

Dilihat dari perbedaan model bisnis yang dijalankan keduanya, menurut kami trading forex lebih baik dibandingkan dengan investasi saham. Apa alasannya? Berikut adalah beberapa hal yang menjadi kelebihan trading forex dibanding saham:

1. Pasar Forex Buka 24 Jam

Berbeda dengan saham yang pasarnya hanya buka pada jam tertentu, pasar forex buka 24 jam full meskipun sama-sama buka hanya 5 hari dalam satu minggu. Hal ini tentu menjadi kelebihan forex yang tidak dimiliki oleh saham. Dengan begitu, trader bisa menjalankan bisnis tradingnya lebih lama dan lebih padat dibanding dengan saham.

2. Likuiditas Tinggi

Hal lain yang menjadi kelebihan forex adalah tingkat likuiditasnya yang tinggi. Anda bisa sewaktu-waktu dan kapan saja mencairkan dana dan transaksi sesuai waktu yang Anda inginkan. Hal ini berbeda dengan saham yang mana dana yang mengalir ke pasar akan dibagikan ke jutaan saham setiap harinya.

3. Modal Lebih Sedikit

Modal yang diperlukan untuk trading forex lebih sedikit dibanding dengan modal trading saham. Saat ini bahkan ada broker forex deposit kecil yang bisa memfasilitasi investor untuk melakukan trading meskipun hanya dengan modal $1 saja, dengan potensi keuntungan yang berlipat-lipat bisa sampai ratusan persen atau bahkan ribuan.

Sementara modal saham terbilang cukup mahal. Setahu kami, di Indonesia saat ini hanya GoTrade yang bisa memfasilitasi trading saham modal kecil meskipun hanya satu dollar saja, namun potongan komisinya terbilang lumayan mahal. Sementara broker forex, mereka mengambil keuntungannya dari spread. Oleh karena itu penting juga mengetahui cara memilih broker forex dengan spread kecil.

4. Memiliki Trial Account

Perbedaan forex dan saham lainnya adalah, terdapatnya akun demo forex yang bisa digunakan untuk belajar trading dari nol. Anda bisa mencoba akun simulasi tersebut untuk main forex tanpa takut rugi. Hal ini tidak tersedia pada broker saham sehingga bagi pemula yang ingin investasi saham memang harus sudah faham betul cara mainnya.

5. Lebih Simpel

Trading forex lebih simpel dianalisa dibandingkan saham. Jika Anda ingin investasi saham, mungkin agak dibingungkan saham mana yang akan dipilih, sebab ada ratusan jenis saham yang belum tentu Anda tau potensinya. Sehingga untuk menganalisanya satu persatu cukup merepotkan karena ada banyak sekali.

Hal ini berbeda dengan forex yang hanya ada beberapa jenis mata uang saja yang bisa dipilih untuk trading, yaitu USD (Dolar Amerika), Euro, Poundsterling, dan Yen Jepang. Dengan begitu, analisa trading yang Anda lakukan lebih simpel dan mudah.

Demikianlah perbedaan singkat antara forex dan saham. Semoga info ini bisa menjadikan Anda lebih berwawasan seputar dunia trading dan investasi.