4 Saham CPO Terbaik Menurut Analis

DailyFX – Harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah diperkirakan akan terus mengalamai kenaikan harga.  Maka dari itu, penting sekali untuk mengetahui saham CPO terbaik yang bisa dibeli per hari ini.

Namun sebelum itu perlu diketahui bahwa lonjakan harga ini disebabkan oleh banyak faktor. Supaya makin jelas, berikut ini penjelasan selengkapnya.

Rekomendasi Beberapa Saham CPO Terbaik

Rekomendasi Beberapa Saham CPO Terbaik

Berdasarkan riset yang dilakukan Analis BRI Danareksa Sekuritas yaitu Andreas, telah memberikan saran mengenai saham CPO terbaik yang bisa kamu beli untuk trading saham.

Saham-saham CPO yang harus dibeli tersebut adalah sebagai berikut ini:

  • Saham dari DSNG  (PT Dharma Satya Nusantara Tbk) yang memiliki target price RP 1.000 untuk setiap saham.
  • Saham dari LSIP (PT PP London Sumatra Indonesia Tbk) yang memiliki target price sebesar Rp2.200.
  • Saham dari AALI (PT Astra Agro Lestari TBK atau AALI) yang memiliki target price sebesar Rp20.000.
  • Saham dari SSMS (PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk) atau SSMS yang memiliki target price Rp2.100 setiap saham.

Untuk perdagangan di hari Rabu tanggal 2 Maret 2022, harga dari saham DSNG adalah sebesar Rp740 setiap saham. Sementara untuk harga saham LSIP sebesar Rp1.515, SSMS mencapai Rp1.150, dan AALI lebih mahal yaitu Rp12.300 untuk setiap saham.

Namun Andreas sudah melakukan perubahan target harga dari yang sebelumnya. Khusus untuk target harga saham AALI mengalami kenaikan menjadi Rp1.000 untuk per saham.

Sedangkan harga dari saham SSMS naik menjadi Rp100. Terakhir untuk target harga saham LSIP naik menjadi Rp200.

Beberapa saham CPO terbaik inilah yang sangat direkomendasikan, apalagi tahun 2022 merupakan tahun yang bullish dalam saham sektor perkebunan. Apalagi harga crude palm oil (CPO) minyak sawit mentah tembus hingga mencapai dalam kisaran RM 7.500 per ton.

Dilansir dari sebuah situs di Malaysia, harga CPO pada tanggal 3 Maret 2022 untuk per ton berada di level RM 6.710. Harga ini mengalami peningkatan sebesar 43% daripada tahun 2021 di bulan Desember yang hanya mencapai RM 4.697 per ton.

Baca Juga:

Penyebab Peningkatan Harga CPO

Penyebab Peningkatan Harga CPO

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, peningkatan harga dari saham CPO disebabkan oleh berbagai hal. Faktor yang pertama karena hasil kedelai di Amerika Selatan yang sangat rendah, sedangkan harga minyak mentahnya semakin meroket.

CPO sendiri menjadi substitusi minyak kedelai, sehingga pasokan kedelai yang terbatas membuat permintaan CPO meningkat hingga membuat harganya naik.

Selain itu, perang yang terjadi antara negara Ukraina dengan Rusia juga menjadi salah satu penyebabnya. Apabila nantinya sampai terjadi konflik yang makin memanas hingga perang, maka ahli memprediksi bahwa harga minyak mentah bisa tembus hingga US$ 120 sampai US$ 150 setiap barel.

Parahnya lagi, perang bisa membuat pengiriman bunga matahari dari negara Ukraina yang merupakan penghasil atau produsen nomor 2 dunia menjadi terhambat. Hal ini juga membuat harga minyak mentah semakin meningkat.

Sesuai dengan kisaran harga yang mencapai RM 5.000 pe ton, untuk emiten pada coverage Andreas sangat berpotensi menghasilkan laba hingga mencapai 45%.

Andreas juga mengungkapkan bahwa keuntungan nantinya diputar untuk melunasi semua  utang yang ada serta dividen sesuai ekspansi yang sangat terbatas. Dengan begitu, belanja modal nantinya akan menjadi lebih teratur.

Itu dia beberapa rekomendasi saham CPO terbaik mulai dari DSNG, SSMS, AALI, dan LSIP untuk perdagangan hari ini. Namun yang perlu diingat, bahwa segala macam risiko investasi dari saham tersebut merupakan tanggung jawab kamu sendiri.